25 Hari Lalu



25 hari lalu.
Yogyakarta saksi aku menyayangi mbah buyut ku.
25 hari lalu.
Aku mengharap kesembuhan untuknya.
25 hari lalu.
Aku rela tidak masuk sekolah untuk menjaganya.
25 hari lalu.
Aku sungguh ingin menghabiskan waktu dengannya.
Dan kini aku ingin kembali ke 25 hari lalu.

Disaat aku bisa mengelus rembut dan membacakan doa di telinganya.
Disaat aku bisa mencoba berkomunikasi setelah dia lupa denganku.
Disaat aku bisa memberi minum padanya.
Disaat aku bisa mengelus pipi yang basah karena minum yang dia cecerkan.
Disaat ibuku bahagia bisa bertemu dengannya.
Disaat ibuku memeluk erat tubuh kurusnya.
Disaat keluarga besar darimanapun kumpul untuk mendoakan kesembuhannya.
Disaat aku tau arti keluarga yang sebenarnya.
Sungguh aku ingin kembali ke 25 hari lalu.

Kini kenangan barang yang mengingatkanku pada dirinya hilang.
Hilang semua.
Aku bahagia dia sembuh, sehat kembali.
Tapi 5 jam lalu aku bangun dari khayalanku ia telah tiada
Ia meninggalkan cicitnya ini
Ia meninggalkan kami semua keluarga tercintanya
Disaat kami semua sedikit demi sedikit bergantian pulang ke kota masing masing
Disaat kami sudah bahagia akan kesehatannya yang membaik
Ia meninggalkan aku sendiri dalam tangis tak bisa lagi
Ia mengelus wajahku ini tak bisa lagi aku berjumpa tangan kekarnya

Dia adalah perempuan hebat hebat sekali
101 tahun ia hidup ia sangat hebat ia sudah banyak memakan asam garam
Kini ia meninggalkan ibu yang amat sayang padanya
Ia meninggalkan mbah ku yg amat peduli padanya
Ia kini telah tiadaaaaaaaaa!
Bahkan saat aku belum membahagiakannya
Belum membuktikan padanya kalau aku bisa
Bisa membuat ibu bapakku bahagiaaa

mbah
Arum kangen
Arum sayang
Arum gak mau kehilangan mbah

mbah
Andai mbah tau
Arum ingin tidur bersama mbah selalu
mengelus rambut mbah
mijat kaki mbah yang capek
memberi mbah kenyamanan
karna mbah perempuan hebat

kesabaran mu
keuletan mu
kerajinan mu
ketakwaan mu
dan banyak lagi

mbah
engkau belum lihat cicitmu sukses
cicitmu menikah
mbah
jika aku ibu bapa afif diberi umur panjang
diberi rezeki yang halal dan melimpah
aku akan sukses disana
aku ingin dekat dengan mbah
aku ingin mengejar ilmu ku disana
aku ingin dekat dekat dengan almh mbah,
alm om, alm pakde, alm. mbah kakung,
alm. mbh buyut, dan alm. mbah buyut lagi.
 aku tak akan putuskan doaku tuk kalian
karena kalian adalah keluargaku
sampai kapanpun kalian adalah orang kesayanganku
yang sudah Allah ambil
dan Allah sayangi
aku bangga sama keluargaku.

 love from Bogor~
29 January 2015

Postingan populer dari blog ini

Awalnya..

SEMUA AKAN DIPERTANGGUNGJAWABKAN

AWALI PAGI DENGAN BERSYUKUR