MENCERNA ARTI SAHABAT
Assalamu'alaikum wr.wb.
Gimana keadaannya nih? semoga semua masih dalam lindungan Allah swt amin...
Pada kesempatan ini , Nisa mau berbagi pembahasan tentang sahabat. Saat ini difikiranku terngiang sebuah kutipan bahwa : " Berhentilah menganggap bahwa kau sendirian. karena kau tidak sendiri masih ada kami disini, disampingmu.." hmm,
Aku ingat itu mirip kata-kata yang diucapkan sahabat-sahabatku 1 tahun yang lalu dan sangat aku pahami.
Yaps! Benar sekali mereka sahabatku. sahabat yang memang selalu ada saat duka maupun suka, sahabat yang selalu mensupport saat terjatuh, sahabat yang selalu mengulurkan tangan untuk membantu bangkit, sahabat yang selalu bebagi kebahagiaan, sahabat yang saling mengerti, menyayangi dan mengasihi. tapi apakah mereka sahabat sejati aku? sahabat yang bisa menerima sisi kekurangan ku, sahabat yang tidak akan tega mengkhianati ku, sahabat yang bisa memahami ku? jawaban itu hanya dapat dibuktikan oleh waktu yang akan menunjukkan kesetiaan kami pada ikatan tali persahabatan.
Keberadaan seorang sahabat sejati begitu penting dalam hidup ini. Begitu dalam makna dan arti dari sebuah persahabatan. Dan teramat sangat tidak mudah untuk menemukan seseorang yang layak dan pantas untuk dijadikan seorang sahabat dari sekian banyak teman yang kita punya.
Hmm kawan, ketika kita sudah memiliki sahabat tetapi suatu saat sahabat kita ternyata diam-diam menginginkan dan melakukan sesuatu yang pada dasarnya tidak pernah terpikirkan oleh kita, apa yang harus diperbuat dan apa yang bisa kita rasakan? Kekecewaan yang sangat dalam dan terlukalah sudah hati dan rasa… Ini sebuah pertanda bahwa ia sangat tidak pantas untuk dijadikan sahabat. kasus ini banyak ditemukan dikalangan remaja saat ini.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalau pun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tidak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah SAW menjadikan teman sebagai patokan terhadap baik dan buruknya agama seseorang. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita agar memilih teman dalam bergaul. Rasulullah SAW bersabda, “Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Nah, Nisa juga mau berbagi tips dalam bersahabat agar ikatan persahabatan kita itu bisa menjadi sahabat sejati.
1. Kita harus bersifat apa adanya , iniloh aku.
2. Bersifat terbuka kepada sahabat.
3. Harus memiliki sifat apa adanya bukan ada apanya. hampir mirip seperti poin pertama tapi penafsiran akhir katanya beda ya kawan.
4. Tulus.
5. Bersifat amanah, mampu menjaga kepercayaan.
6. Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.
7. Memberi kan maaf sebelum dia meminta maaf.
8. Sahabat juga memiliki kehidupannya sendiri, ingat!
9. Mungkin kita tahu keburukan sahabat kita, tetapi kita juga harus bisa menjaga rahasia sahabat kita. 10. Hindari marah saat sahabat mengkitik kita.
11. Jangan menyakiti.
12. Rela berkorban.
13. Mampu memberi nasihat / peringatan.
14. Membicarakan semua dengan baik-baik.
15. Poin terakhir ini sangat penting kawan, menjadi sosok penyabar! :)
Semoga tips dari Nisa dapat mengingatkan kita semua akan indahnya dan tanggung jawab seorang sahabat bagi sahabat kita. lain kali kita ketemu lagi ya dengan pembahasan yang menarik , insyaallah. wassalamualaikum wr.wb visit my twitter @arum_febrianaa
Gimana keadaannya nih? semoga semua masih dalam lindungan Allah swt amin...
Pada kesempatan ini , Nisa mau berbagi pembahasan tentang sahabat. Saat ini difikiranku terngiang sebuah kutipan bahwa : " Berhentilah menganggap bahwa kau sendirian. karena kau tidak sendiri masih ada kami disini, disampingmu.." hmm,
Aku ingat itu mirip kata-kata yang diucapkan sahabat-sahabatku 1 tahun yang lalu dan sangat aku pahami.
Yaps! Benar sekali mereka sahabatku. sahabat yang memang selalu ada saat duka maupun suka, sahabat yang selalu mensupport saat terjatuh, sahabat yang selalu mengulurkan tangan untuk membantu bangkit, sahabat yang selalu bebagi kebahagiaan, sahabat yang saling mengerti, menyayangi dan mengasihi. tapi apakah mereka sahabat sejati aku? sahabat yang bisa menerima sisi kekurangan ku, sahabat yang tidak akan tega mengkhianati ku, sahabat yang bisa memahami ku? jawaban itu hanya dapat dibuktikan oleh waktu yang akan menunjukkan kesetiaan kami pada ikatan tali persahabatan.
Keberadaan seorang sahabat sejati begitu penting dalam hidup ini. Begitu dalam makna dan arti dari sebuah persahabatan. Dan teramat sangat tidak mudah untuk menemukan seseorang yang layak dan pantas untuk dijadikan seorang sahabat dari sekian banyak teman yang kita punya.
Hmm kawan, ketika kita sudah memiliki sahabat tetapi suatu saat sahabat kita ternyata diam-diam menginginkan dan melakukan sesuatu yang pada dasarnya tidak pernah terpikirkan oleh kita, apa yang harus diperbuat dan apa yang bisa kita rasakan? Kekecewaan yang sangat dalam dan terlukalah sudah hati dan rasa… Ini sebuah pertanda bahwa ia sangat tidak pantas untuk dijadikan sahabat. kasus ini banyak ditemukan dikalangan remaja saat ini.
Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menjelaskan tentang peran dan dampak seorang teman, “Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalau pun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tidak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Rasulullah SAW menjadikan teman sebagai patokan terhadap baik dan buruknya agama seseorang. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW memerintahkan kepada kita agar memilih teman dalam bergaul. Rasulullah SAW bersabda, “Agama seseorang sesuai dengan agama teman dekatnya. Hendaklah kalian melihat siapakah yang menjadi teman dekatnya.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Nah, Nisa juga mau berbagi tips dalam bersahabat agar ikatan persahabatan kita itu bisa menjadi sahabat sejati.
1. Kita harus bersifat apa adanya , iniloh aku.
2. Bersifat terbuka kepada sahabat.
3. Harus memiliki sifat apa adanya bukan ada apanya. hampir mirip seperti poin pertama tapi penafsiran akhir katanya beda ya kawan.
4. Tulus.
5. Bersifat amanah, mampu menjaga kepercayaan.
6. Tangan diatas lebih baik dari tangan dibawah.
7. Memberi kan maaf sebelum dia meminta maaf.
8. Sahabat juga memiliki kehidupannya sendiri, ingat!
9. Mungkin kita tahu keburukan sahabat kita, tetapi kita juga harus bisa menjaga rahasia sahabat kita. 10. Hindari marah saat sahabat mengkitik kita.
11. Jangan menyakiti.
12. Rela berkorban.
13. Mampu memberi nasihat / peringatan.
14. Membicarakan semua dengan baik-baik.
15. Poin terakhir ini sangat penting kawan, menjadi sosok penyabar! :)
Semoga tips dari Nisa dapat mengingatkan kita semua akan indahnya dan tanggung jawab seorang sahabat bagi sahabat kita. lain kali kita ketemu lagi ya dengan pembahasan yang menarik , insyaallah. wassalamualaikum wr.wb visit my twitter @arum_febrianaa
